FAKTOR-FAKTOR PSIKOSOSIAL DALAM PENERAPAN KURIKULUM MERDEKA BELAJAR DI SDN 79 KOTA BENGKULU

Authors

  • Putri Ningsih Wulandari Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu
  • Ali Akbarjono Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu
  • Lukman Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

DOI:

https://doi.org/10.1902/jripp.v2i2.106

Keywords:

psikososial, hasil belajar, Kurikulum Merdeka, siswa sekolah dasar, keterlibatan orang tua.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor-faktor psikososial terhadap hasil belajar siswa dalam penerapan Kurikulum Merdeka Belajar di SDN 79 Kota Bengkulu. Kurikulum ini menekankan pembelajaran yang bersifat fleksibel, berbasis proyek, dan memfasilitasi pengembangan karakter serta kompetensi siswa. Dalam konteks tersebut, kesiapan psikososial siswa menjadi elemen krusial dalam mendukung efektivitas implementasi kurikulum dan pencapaian hasil belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode normatif-deskriptif yang didukung oleh data observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap siswa, guru, serta orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor psikososial seperti kemampuan literasi, numerasi, karakter mandiri, kreativitas, kemampuan bersosialisasi, pengelolaan emosi, motivasi belajar, serta dukungan dari keluarga dan lingkungan sekolah memiliki pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar siswa. Siswa dengan kondisi psikososial yang sehat, mendapat perhatian dan bimbingan dari orang tua, serta mampu menjalin hubungan positif dengan teman sebaya menunjukkan performa akademik yang lebih baik dibandingkan siswa yang mengalami hambatan psikososial. Kurangnya dukungan emosional dari keluarga, ketidakmampuan mengelola emosi, serta minimnya layanan konseling di sekolah menjadi kendala utama yang mempengaruhi partisipasi dan prestasi belajar. Oleh karena itu, disarankan agar pihak sekolah dan dinas pendidikan memperkuat layanan pendampingan psikososial melalui penyediaan tenaga profesional seperti konselor atau psikolog sekolah, pelatihan guru dalam membina kesehatan emosional siswa, serta peningkatan keterlibatan orang tua dalam proses pendidikan. Penguatan sinergi antara aspek akademik dan psikososial menjadi kunci keberhasilan penerapan Kurikulum Merdeka yang tidak hanya menekankan pada capaian kognitif, tetapi juga pembentukan karakter dan kesejahteraan mental peserta didik.

Downloads

Published

15-06-2025

How to Cite

Wulandari, P. N., Akbarjono, A., & Lukman. (2025). FAKTOR-FAKTOR PSIKOSOSIAL DALAM PENERAPAN KURIKULUM MERDEKA BELAJAR DI SDN 79 KOTA BENGKULU. Jurnal Riset Ilmu Pengabdian Dan Pendidikan, 4(2). https://doi.org/10.1902/jripp.v2i2.106

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.